Mobile crane adalah alat berat untuk mengangkat dan memindahkan beban yang diinginkan dan menghemat tenaga dan waktu. Mereka juga merupakan mesin bantu yang dapat dengan mudah diambil dengan langkah-langkah keamanan yang diperlukan dan tidak terlalu rumit untuk digunakan.
Seperti namanya, mobile crane adalah mobile crane yang bisa digunakan di mana saja. Dalam konstruksi beroda atau perayap, ada model yang terlihat seperti truk, serta model derek seluler yang terlihat seperti backhoe standar. Mobile crane dibuat khusus dan bervariasi sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Mobile crane digunakan di banyak daerah, mulai dari lokasi konstruksi hingga industri mesin. Selain semua area penggunaan ini, ada derek bergerak yang dirancang untuk membawa barang-barang rumah tangga. Apa pun tujuan penggunaannya, karakteristik masing-masing mobile crane, kapasitas angkut beban, dan prinsip-prinsip pengoperasian dapat bervariasi.
Mobile crane yang tujuan utamanya adalah untuk mengangkat beban yang diinginkan dari satu tempat ke tempat lain, mengangkat dan membawa kendaraan dalam lampiran 3 Pemeliharaan, Perbaikan dan Inspeksi Berkala dari Peraturan tentang Kesehatan dan Keselamatan dalam Penggunaan Peralatan Kerja yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Jaminan Sosial dan merupakan alat yang banyak digunakan.
Mobile crane harus mampu mengangkat dan menangguhkan setidaknya lantai 1,25 dari beban yang dinyatakan secara efektif dan aman. Lebih jauh lagi, mobile crane harus memiliki rem beban yang tahan terhadap beban ini dan kekuatan yang cukup. Fitur ini adalah poin pertama yang diperiksa selama ujian.
Mobile crane yang digunakan dalam mengangkat beban berat dan mengangkut muatan berbahaya dengan fitur-fitur ini. Untuk melindungi kesehatan karyawan dan memberikan kesempatan kerja yang aman, crane seluler harus diperiksa secara berkala.
Menurut Peraturan tentang Kesehatan dan Keselamatan dalam Penggunaan Peralatan Kerja, derek bergerak harus diinspeksi setidaknya setahun sekali kecuali dinyatakan sebaliknya dalam standar yang relevan. Jika tersedia, laporan inspeksi sebelumnya harus tersedia. Poin pertama untuk diperiksa adalah apakah ketidaksesuaian yang ditentukan sebelumnya diselesaikan. Mobile crane kemudian diperiksa secara visual dan diperiksa apakah ada keretakan yang terlihat, pelonggaran baut, masalah dengan berbagai koneksi dan kondisi kait. Elemen listrik mobile crane kemudian dikendalikan.
Kontrol mekanis mobile crane kemudian dilakukan. Pada langkah berikutnya, pemeriksaan fungsional mobile crane dilakukan. Dalam keadaan bongkar, diperiksa apakah melakukan fungsi yang diinginkan. Akhirnya, tes pengangkatan beban dilakukan pada tahap terakhir. Tes beban dinamis kapasitas dengan beban padat 1.25 dan uji beban statis kapasitas dengan beban padat 1.5 dilakukan.